Rabu, 24 Maret 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke -3

 Kelana minggu ke-3 


Cimahi, 23 Maret 2021


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 


Selamat malam semua. 


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan tabungan ilmu sedikit demi sedikit bertambah (walaupun tidak akan pernah penuh hingga ajal menyambut). 

Malam ini bertugas untuk mereview ilmu yang didapat selama minggu ke-3 bersama para kontributor penulis ibuhebatku.id. 

Karena tak 1-2 hal saja yang sering bahkan yang tak pernah didengar menjadi 100-1001 pemahaman saat kami berkumpul bersama. 

Begitulah kami para kontributor penulis ibuhebatku.id, yang tiada lelah saling berkumpul menerima pemahaman baru, sharing pengalaman satu sama lainnya, berbagi kebahagiaan bahkan berbagi kesedihan yang ujung-ujungnya saling support, juga berpelukan secara virtual. Itulah kami kontributor penulis ibuhebatku.id. 

So, jangan bosen ya baca kisah kelana maaf kami setiap harinya. Karena akan banyak kisah inspiratif nan bermanfaat dari tangis sedih, marah, haru bahkan bahagia pun akan terkumpul di buku yang akan segera release spesial edisi lebaran.

Dan inilah penampakan buku yang akan kami terbitkan

So, jangan sampai ketinggalan info nya ya. 

Nah, selama kami menulis tidak semulus yang dibayangkan ada banyak lika liku halang rintang yang kami temui juga hadapi. Bersama-sama kami bisa melewatinya InsyaAllah. 

Salah satu yang sering terjadi bahkan dialami para penulis bisa pemula bahkan yang Profesional sekalipun ialah "Writer's Block". 

Ya benar kata lain dari Mentok dalam menulis ini sudah tidak aneh bukan? 

Writer's Block adalah masa dimana penulis kehabisan ide atau inspirasinya. Otaknya menjadi mentok seperti ada hambatan keluarnya ide dan gagasan dalam pikiran. 

Bagaimana solusi untuk mengatasinya? 

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk menulis Memilih waktu yang tepat untuk menulis merupakan hal yang berbentuk harta karun bagi seorang penulis dimana dirinya mendapatkan ide, pengembangan ide bahkan menambahkan kosakata. Dengan memilih waktu yang tepat akan menambah motivasi dan akan menulis dengan tenang tanpa gangguan dari luar dirinya. Selain itu penulis akan mendapatkan penghayatan yang mendalam untuk tulisan nya. 
  2. Bawalah noted kecil.Untuk mempermudah agar penulis tidak kehilangan ide saat tiada waktu untuk menulis. Contoh kecilnya dengan kita membawa note kecil kemanapun kita pergi, saat kita membersamai anak misal atau bermain dengan anak tiba-tiba ide muncul dan bisa segera dituliskan. Kemudian saat waktu luang dan waktunya untuk menulis penulis tidak akan kehilangan atau lupa ide yang sudah ditemukan tadi. Ini akan mempermudah penulis tidak mentok dalam menulis. 
  3. Ketahui yang ingin ditulis. Seorang penulis harus lah tau apa yang ingin ditulis agar tidak menjadi bingung saat menulis. Berhentilah sejenak jika kamu ingin berhenti menulis dengan bahasan yang sesuai dan bab yang sesuai juga terarah dengan bab yang sedang digarap. Sehingga saat melanjutkan bab selanjutnya tidak bingung dan tidak memikirkan bab sebelumnya karena sudah tuntas dikerjakan. 
  4. Buat peta visual. Dengan cara ini akan mempermudah penulis untuk menulis naskah secara runut dan terstruktur.
Selain 4 hal penting diatas yang kami dapat :

  • Peta visual : memvisualisasikan apa yang mau ditulis kemudian dicatat agar saat kita kehilangan arah untuk menulis bisa membaca ulang agar kita ingat apa yang mau ditulis bahkan ide akan bermunculan secara tidak sadar. 
  • Perbedaan writer's block dengan tidak bisa mikir? 

Writer's Block : kondisi saat penulis kehabisan ide yang ingin disampaikan, bingung mau menulis apa, mikir terus untuk ude selanjutnya dll. 

Tidak bisa mikir : berarti sudah berhenti saat itu juga dan benar-benar tidak tahu mau menulis apa. 
  • Batasan penghayatan 
Tidak ada batasan penghayatan, semakin banyak penghayatan yang kita tulis, supaya pembaca akan menerima nya dari hati. Agar penghayatan tidak berlebihan/ menimbulkan kebosanan , tidak mengulang kata yang sama atau alur cerita yang muter-muter. 
  • Cara tetap fokus di jam sibuk. 
Menulislah dengan totalitas di jam/ waktu yang tepat, karena menulis saat tidak siap hasilnya akan tidak maksimal. Akan sangat mudah mendapatkan suatu ide dengan pengembangannya saat tidak sibuk (dengan kata lain tidak disambi mengerjakan hal lain). Tetapi tergantung masing-masing penulis bagaimana nyamannya mereka dalam menulis karena penulis yang satu dengan lainnya akan sangat berbeda. Mungkin ada penulis yang sambil mengerjakan hal lain akan lebih banyak menghasilkan ide daripada dalam kondisi santai. 
  • Jika ingin menulis fakta (pandemi), kemudian penulis mentok di data akurat bagaimana cara menyikapinya? 
    • Bacalah artikel-artikel terkait dengan pandemi
    • Buatlah list yang mau kamu tulis
    • Istirahat lah jika kamu membutuhkannya. Dengan istirahat akan memberikan waktu pada otakmu agar beristirahat juga refresh otakmu. 
  • Perbedaan outline dengan peta visual? 
Outline : rencana penulisan yang menurut garis-garis besar suatu karangan yang akan dikerjakan dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas , terstruktur dan teratur. 
  • Kebiasaan yang akan mendapatkan ide selain membaca? 
Membaca adalah gerbang utama untuk mendapatkan bahan menulis. Yang akan didapat berupa pengetahuan, menambah kosakata, ide. Tidak hanya membaca, dengan mendengarkan lagu, menonton film pun bisa dilakukan untuk mendapatkan ide. Sesuai dengan kenyamanan penulis masing-masing. 

"Percaya diri akan mempengaruhi persepsi sendiri terhadap karyamu" 

Nah, begitulah Kira-kira yang kami dapat selama kelana minggu ke-3. Selain kami para kontributor, kami pun diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berbagi pengalaman. Dan inilah yang bisa ku share manfaat juga energi positif selama kelana minggu ke-3.. Tak terasa akan mengakhiri kelana minggu ke-4 dan perjalanan kelana kami akan dimulai kembali di bagian yang kami tunggu-tunggu. Mau tau keseruan kami? 

Jangan lupa untuk mampir di Instagram @penulisibuhebatku.id juga sering-sering kunjungi blog buna yaa. 


Semoga bermanfaat

Salam sehat dan bahagia 



Bunakai Sharing 


Senin, 22 Maret 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke 2

 Bunakai Nulis 


Cimahi, 22 Maret 2021 


Kelana minggu ke-2


Hai, ternyata waktu cepat sekali berlalu. Baru saja beberapa hari lalu bercerita kelana maaf minggu pertama. Tidak sedikit yang didapat. Ilmu juga pengalaman dari para kontributor pun membanjiri angan-angan. Energy negatif dari salah satu kontributor saat mengalami emosi negatif pun pecah dengan energi-energi positif yang selalu kami berikan, pelukan hangat senyum tawa riang pun membuat nyaman hati dan banyak memberikan ide-ide cemerlang. 


Thanks para kontributor penulis ibu hebatku.id. Semoga kita selesaikan pengalaman ini dengan menyenangkan selesai pada waktunya juga menarik para peminat dan pembaca yang pastinya mengharapkan manfaat yang luar biasa dari tulisan kita. 


Nah, ngomong-ngomong tentang tulisan yang akan kami terbitkan "Kelana Maaf" ini merupakan kumpulan kisah inspiratif dan penuh makna tentang luka dan kesalahan dimasa lalu yang membuat terpuruk namun bisa kembali bangkit dengan memaafkan dan meminta maaf kepada seseorang yang terluka maupun luka pada diri. Buku ini merupakan pesembahan kami para kontributor penulis ibuhebatku.id spesial Lebaran. 

So, stay tune ya!!! 



Inilah sedikit kisah yang buna tulis didalam buku "Kelana Maaf". 


Baiklah, buna mau sharing nih selama minggu kedua ini apa aja sih yang sudah buna dan teman-teman kontributor lainnya dapatkan dan berikan. 


Pada minggu kedua ini kami belajar banyak dari ekspert penulis hingga buna sendiri yang masih pemula dalam menulis. 


So, bagaimana Menulis untuk Pemula ? 


Bakat - kemauan - action


Ketiga unsur ini yang mempengaruhi seseorang dalam hal menulis. 

Seseorang yang memiliki bakat tidak akan ada action jika tidak memiliki kemauan. Kemauan ini bisa datang dengan sangat kuat dan bisa juga datang dengan sangat lemah. Jika kuat tulisanmu akan selesai dan menjadi sebuah buku, sedangkan jika lemah tulisanmu mentok di ide. Ide belum muncul dan tulisan tidak akan kelar. Yaa singkat nya begitu. 


Jika seseorang memiliki bakat untuk memasak. Ada 2 macam orang yang memasak mau dan butuh. Jika seseorang memiliki bakat dalam memasak apa bedanya? Perbedaan nya dia tidak hanya butuh, mau, memasak dan selesai. Akan tetapi dia melakukan inovasi, kreativitas dan mencoba berbagai macam cara, rasa, teknik, resep dan lain sebagainya. Seseorang yang memiliki bakat ia memiliki insting dalam memasak, tidak perlu ditakar kemudian saat dicoba rasa sudah pas. Nahh, bakat memasak seperti ini perlu sekali diolah secara terus menerus agar insting memasak nya terasah. 


Sama halnya pada kegiatan kita saat ini yaitu menulis, seseorang yang memiliki bakat menulis ia memiliki insting dalam menulis, bagaimana caranya untuk mengembangkan tulisannya. 


So, bagaimana cara memulai menulis untuk pemula? 

Niat 

Tulislah (dengan menulis kita akan tahu kita bisa atau mampu untuk menulis) 

Percaya diri (jangan lihat tulisan orang lain untuk membandingkannya dengan tulisanmu) 

Perbanyak baca ( baca tulisan orang lain untuk menambah manfaat, juga menambah kosakata baru)

Interaksi dan diskusi ( berkumpullah dengan orang-orang yang satu frekuensi menulis denganmu, dengan begitu kamu akan memahami kendala yang pernah kamu alami dan antisipasi hambatan yang ada dihadapan mu kelak). 

Buatlah artikel/ menulis di aplikasi menulis ( untuk mempermudah latihan dan tulisanmu akan dibaca oleh pembaca selain dirimu dengan begitu kamu akan merasa termotivasi untuk tetap menulis dan tetap memberikan manfaat seluas-luasnya dengan apa yang kamu punya) 


"Tumbuhkan semangat menulis. Memasukan nyawa kedalam tulisan kamu karena yang berasal dari hati akan diterima dengan hati" - Penulis Ibuhebatku.id - 


Eits, tunggu dulu bukan hanya hal-hal diatas yang kami dapat. 

Kami juga dapat : 


Seorang penulis menulis berdasarkan yang pernah dirasakan, melalui pengamatan, dan pengalaman. 

Saat menulis haruslah kita menjiwai peran yang kita ciptakan. Kalau perlu beraktinglah. 

Menulislah dengan ikhlas

Menulis bermula untuk diri sendiri 

Jika ada inspirasi muncul tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk menulis (alias sedang berkegiatan lain) Buatlah note, sehingga saat waktu luang kamu bisa mengembangkan ide tersebut. 

Jika belum memiliki ide untuk judul jangan stop untuk memikirkan hanya untuk judul. Tetapi lanjutkanlah sesuai dengan cerita, tema, bahkan alur yang sudah ditentukan. Judul akan muncul dengan sendiri nya. 

Kerangka menulis pemula : baca dan riset merupakan hal yang mutlak harus dilakukan oleh penulis pemula. Dengan begitu kamu akan mempelajari apa yang perlu kamu tekankan saat menulis berupa poin-poin penting kemudian kembangkan menjadi paragraf dan selanjutnya tulisanmu selesai menjadi sebuah karya. 

Self editing merupakan hal terpenting pula, mengapa begitu? Karena self editing merupakan "Nilai" naskahmu. Bukan hanya PUEBI, dan KBBI saja bahkan bagaimana alur ceritanya, tanda bacanya perlu untuk diperhatikan 

Saat idemu terpotong alias mentok stop kegiatanmu dan beristirahatlah sejenak kemudian cari inspirasi dengan membaca dan melakukan riset.

Agar tulisanmu tidak monoton. Tentukan terlebih dahulu Kira-kira apa saja yang tidak disukai pembaca. Kemudian. Tulislah dari hati, keingin sendiri bukan karena paksaan. Seringkali tulisan menjadi monoton jika ada unsur paksaan di dalamnya. 

Jika tulisan yang bersifat akurat dan perlu dipertanggungjawabkan, carilah kebenarannya kemudian riset ulang dan cantumkanlah sumbersari tulisan tersebut. 

POV (point of view merupakan sudut pandang. 

POV 1 : ceritakan diri sendiri ( aku, saya, diriku) 

POV 2 : tokoh sampingan (kamu, kau, dia) 

POV 3 : semua orang ( mereka, nama seseorang) 


Nah, gimana gimana? 

Banyak bangetkan yang kami dapat. Dan kami diperbolehkan untuk sharing tentang paa yang kami dapat selama kelana minggu ke-2 loh. 


Semoga, apa yang buna tulis ini bisa menginspirasi kalian yaa. Dan semoga banyak manfaat yang bisa diambil. Sesungguhnya aku menulis untuk diriku sendirian ini menjadi pengingat untukku bagaimana aku berjuang mendapatkan ilmu-ilmu yang luar biasa bersama lara kontributor penulis ibu hebatku.id. 


Jika dirasa bermanfaat, boleh like dan share tulisan ini yaaa. Jika dirasa ada yang perlu dibenarkan boleh banget nulis di kolom komentar. Ini untuk kebaikan kita semua dalam sharing dan berbagi ilmu yang kita punya. 


Oke, sudah malam anaku sudah ngantuk dan ingin segera beristirahat. 


Sampai jumpa esok hari. Semoga kita bisa berkumpul dan saling berbagi apa yang kita punya ( bukan hanya materi tetapi ilmu justru lebih mahal dari segalanya) 


Salam sehat dan bahagia 

Happy Sharing 



Bunakai 


Kamis, 18 Maret 2021

Maaf Dalam Kehidupan

Hai.

Selamat malam.

Bicara kata maaf, inilah salah satu kata primadona yang selalu diagungkan jika ada salah - kesalahan. Menurut ku kata maaf itu sebagai senjata, jika dia dihadapkan pada musuh musuh akan takluk sedangkan jika disimpan dalam hati dia akan menjadi musuh dalam diri.

Maaf seringkali kita dengar, ada kata maaf yang terucap secara spontan (tidak disadari, disengaja, atas paksaan, dan bahkan terucap seperti permainan kata. Tentu kita tau bagaimana rasa dan arti dari masing-masing tersebut.

Maaf dalam kehidupan selalu berjalan beriringan tanpa kita sadari karena manusia adalah tempatnya kesalahan. Mengapa demikian karena setiap manusia pasti akan dan selalu berhubungan dengan kata salah, bisa dia melakukan kesalahan, dia tau adanya kesalahan, dia melihat kesalahan dan maaih banyak situasi salah yang sering kita temui. Maka dari itu, kata pamungkas, penawar dari kesalahan yang pertama kali di ucapkan dan ingin didengar adalah kata "Maaf"

Seberapa penting kata maaf kita perlu pahami secara mendalam. Sangat lah penting sekali. Maka dari itu sering kali kita diajarkan oleh orang tua kita atau oleh orang dewasa didekat kita, apa dan harus bagaimana memperlakukan kata maaf.

Seperti memupuk benih unggul didalam diri anak kita, sehingga kelak kita akan memanennya secara sempurna sesuai dengan kualitas, perawatan yang kita lakukan selama bertumbuh. Dengan kata lain, anak akan paham dan menanamkan nilai-nilai yang telah kita ajarkan. Sehingga dikemudian hari saat dia melakukan kesalahan dia dengan tulus mengucapkan kata "maaf".

Jika sedari dini kita ajarkan kata maaf beserta cara dan memaknainya. Hal ini akan meminimalisir terjadinya permainan kata maaf. Contoh nya saat dia melakukan sesuatu dan di anggap orang lain itu salah sedangkan menurut dia benar dia tidak akan mengucapkan kata maaf untuk memenuhi keinginan orang tersebut tetapi dia akan melakukan klarifikasi, observasi bahkan riset apakah dia melakukan kesalahan jika terbukti salah barulah ia meminta maaf yang sesungguhnya. Atau contoh lain, seorang anak menangis karena mainannya direbut anak kita, kemudian dia minta maaf. Beberapa waktu kemudian dia merebutnya kembali, anak itu menangis lagi kemudian anak kita meminta maaf lagi begitu seterusnya itulah permainan kata maaf.

Maka dari itu selain mengajarkan kata maaf beserta memaknainya penting juga kita mengajarkan bagaimana cara memperbaiki kesalahan. Agar nantinya anak tidak akan melakukan kesalahan yang sama.

Banyak sekali contoh real yang sering kali kita jumpai dikehidupan nyata..

Dalam memaknai kehidupan pum tak kalah penting dari mengajarkan kata maaf. Dengan mengajarkan , memberi pengertian dan pemahaman kepada anak itu akan membuatnya mudah dalam mengahadapi sesuatu baik yang positif baginya maupun negatif baginya. Dengan begitu dia akan mudah untuk memecahkan permasalahan yang sedang dia hadapi. Dan tau bagaimana caranya ketika situasi sulit atau dia tidak mampu menyelesaikan permasalahan dia tau kemana dia harua pergi untuk mendapatkan bantuan.

Ya, begini lah cara buna memaknai kata maaf dalam kehidupan. Semoga ada sedikit yang bisa di ambil. Ambillah hal positifnya, abaikan hal negatif nya. Beri tau kesalahan yang buna katakan sehingga buna bisa tau dan mencoba untuk memperbaiki nya.

Selamat malam,

Salam sehat dan bahagia


Bunakai Sharing 

Rabu, 17 Maret 2021

Menulis untuk siapa ?

Hai...

Selamat malam,

Malam ini buna mau sharing terkait "Menulis untuk siapa?

Menulis yang sebenarnya sedang buna geluti, pelajari itu semata-mata untuk menjadi pengingat buna dalam berbagai hal.

Untuk menjadi seseorang yang bisa menulis untuk banyak orang itu hal tersulit untuk buna. Dan lagi-lagi yang menjadi motivasi bangkit dari tidur panjang selama beladan tahun itu tidak lah mudah dan kemudia memulai untuk menulis menghasilkan karya.

Hanya saja buna yang tergerak hatinya untuk banyak belajar ini terpancing oleh ajakan komunitas untuk memberdayakan diri itu tidak ada salahnya.
Disaat semua emosi yang muncul akan menjadi sia-sia jika hanya terpendam dalam hati menjadi penyakit hati. Kemudia kebahagiaan yang buna alami ingin berbagi bukan karena pamer tetapi ingin sekali berbagi kebahagiaan, energy positif akan tertransfer jika keduanya saling (menerima-memberi).

Bukan karena ingin lebih menonjol dan ingin dianggap paling bener atau pinter. Tetapi lagi-lagi alasannya adalah kebutuhan diri sendiri.
Bukan berarti diri ini tidak memiliki masalah, tidak ada yang bisa diurusi selain menulis. Tetapi, menulis merupakan cara terbaik buna untuk menyalurkan berbagai emosi juga pengetahuan apa yang buna punya. 

Apalah arti buna, seorang ibu rumah tangga. Yang hanya seharian didalam rumah mengurus rumah dan keluarga. Ingin rasanya kembali ke rutinitas bekerja, menyalurkan keinginan, me time, jalan-jalan (meskipun hanya keliling-keliling tanpa ada yang dibeli dan dibawa pulang). 

Itu sudah tidak bisa lagi buna lakukan, karena memang sudah berbeda keadaanya. Bukan tidak bersyukur atas semua hal yang dihadapi dan dialami selama ini. Tetapi melakukan hal yang sekarang bisa dilakukan dari rumah itu adalah hal yang istimewa. Seistimewa dahulu. Rasanya sama. 

Buna nulis untuk, siapa, apa? Sudah terjawab kan

So, buna menulis. Mutlak hanya untuk menjadi pengingat untuk buna atas semua hal (yang dialami, dirasakan, dihadapi, dipelajari) 

Hanya saja apa yang buna tulis ada sedikit harapan untuk menebarkan manfaat. Pembaca suka, pembaca tertarik, dapat reward itu hanyalah bonus untuk buna. 

Seorang ibu tetap lah ia seorang wanita seutuhnya yang memiliki kebutuhan dasar yang perlu di penuhi. Kebutuhan bukan masalah materi dan yang tampak nyata depan mata. Tetapi kebutuhan lain yang tidak bisa dibayar oleh uang sekalipun. 

Jadi, para pembaca Semoga kalian mendapatkan sesuatu dari apa yang buna tulis malam ini. 

Selamat istirahat, 
Salam sehat dan bahagia 



Bunakai Sharing 

Selasa, 16 Maret 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke-2

Kelana minggu ke-2


Hai, ternyata waktu cepat sekali berlalu. Baru saja beberapa hari lalu bercerita kelana maaf minggu pertama. Tidak sedikit yang didapat. Ilmu juga pengalaman dari para kontributor pun membanjiri angan-angan. Energy negatif dari salah satu kontributor saat mengalami emosi negatif pun pecah dengan energi-energi positif yang selalu kami berikan, pelukan hangat senyum tawa riang pun membuat nyaman hati dan banyak memberikan ide-ide cemerlang. 

Thanks para kontributor penulis ibu hebatku.id. Semoga kita selesaikan pengalaman ini dengan menyenangkan selesai pada waktunya juga menarik para peminat dan pembaca yang pastinya mengharapkan manfaat yang luar biasa dari tulisan kita. 

Nah, ngomong-ngomong tentang tulisan yang akan kami terbitkan "Kelana Maaf" ini merupakan kumpulan kisah inspiratif dan penuh makna tentang luka dan kesalahan dimasa lalu yang membuat terpuruk namun bisa kembali bangkit dengan memaafkan dan meminta maaf kepada seseorang yang terluka maupun luka pada diri. Buku ini merupakan pesembahan kami para kontributor penulis ibuhebatku.id spesial Lebaran. 

So, stay tune ya!!! 


Inilah sedikit kisah yang buna tulis didalam buku "Kelana Maaf". 

Baiklah, buna mau sharing nih selama minggu kedua ini apa aja sih yang sudah buna dan teman-teman kontributor lainnya dapatkan dan berikan. 

Pada minggu kedua ini kami belajar banyak dari ekspert penulis hingga buna sendiri yang masih pemula dalam menulis. 

So, bagaimana Menulis untuk Pemula ? 

Bakat - kemauan - action

Ketiga unsur ini yang mempengaruhi seseorang dalam hal menulis. 

Seseorang yang memiliki bakat tidak akan ada action jika tidak memiliki kemauan. Kemauan ini bisa datang dengan sangat kuat dan bisa juga datang dengan sangat lemah. Jika kuat tulisanmu akan selesai dan menjadi sebuah buku, sedangkan jika lemah tulisanmu mentok di ide. Ide belum muncul dan tulisan tidak akan kelar. Yaa singkat nya begitu. 

Jika seseorang memiliki bakat untuk memasak. Ada 2 macam orang yang memasak mau dan butuh. Jika seseorang memiliki bakat dalam memasak apa bedanya? Perbedaan nya dia tidak hanya butuh, mau, memasak dan selesai. Akan tetapi dia melakukan inovasi, kreativitas dan mencoba berbagai macam cara, rasa, teknik, resep dan lain sebagainya. Seseorang yang memiliki bakat ia memiliki insting dalam memasak, tidak perlu ditakar kemudian saat dicoba rasa sudah pas. Nahh, bakat memasak seperti ini perlu sekali diolah secara terus menerus agar insting memasak nya terasah. 


Sama halnya pada kegiatan kita saat ini yaitu menulis, seseorang yang memiliki bakat menulis ia memiliki insting dalam menulis, bagaimana caranya untuk mengembangkan tulisannya. 

So, bagaimana cara memulai menulis untuk pemula? 

Niat 

Tulislah (dengan menulis kita akan tahu kita bisa atau mampu untuk menulis) 

Percaya diri (jangan lihat tulisan orang lain untuk membandingkannya dengan tulisanmu) 

Perbanyak baca ( baca tulisan orang lain untuk menambah manfaat, juga menambah kosakata baru)

Interaksi dan diskusi ( berkumpullah dengan orang-orang yang satu frekuensi menulis denganmu, dengan begitu kamu akan memahami kendala yang pernah kamu alami dan antisipasi hambatan yang ada dihadapan mu kelak). 

Buatlah artikel/ menulis di aplikasi menulis ( untuk mempermudah latihan dan tulisanmu akan dibaca oleh pembaca selain dirimu dengan begitu kamu akan merasa termotivasi untuk tetap menulis dan tetap memberikan manfaat seluas-luasnya dengan apa yang kamu punya) 

"Tumbuhkan semangat menulis. Memasukan nyawa kedalam tulisan kamu karena yang berasal dari hati akan diterima dengan hati" - Penulis Ibuhebatku.id - 

Eits, tunggu dulu bukan hanya hal-hal diatas yang kami dapat. 

Kami juga dapat : 

  1. Seorang penulis menulis berdasarkan yang pernah dirasakan, melalui pengamatan, dan pengalaman. 
  2. Saat menulis haruslah kita menjiwai peran yang kita ciptakan. Kalau perlu beraktinglah. 
  3. Menulislah dengan ikhlas
  4. Menulis bermula untuk diri sendiri 
  5. Jika ada inspirasi muncul tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk menulis (alias sedang berkegiatan lain) Buatlah note, sehingga saat waktu luang kamu bisa mengembangkan ide tersebut. 
  6. Jika belum memiliki ide untuk judul jangan stop untuk memikirkan hanya untuk judul. Tetapi lanjutkanlah sesuai dengan cerita, tema, bahkan alur yang sudah ditentukan. Judul akan muncul dengan sendiri nya. 
  7. Kerangka menulis pemula : baca dan riset merupakan hal yang mutlak harus dilakukan oleh penulis pemula. Dengan begitu kamu akan mempelajari apa yang perlu kamu tekankan saat menulis berupa poin-poin penting kemudian kembangkan menjadi paragraf dan selanjutnya tulisanmu selesai menjadi sebuah karya. 
  8. Self editing merupakan hal terpenting pula, mengapa begitu? Karena self editing merupakan "Nilai" naskahmu. Bukan hanya PUEBI, dan KBBI saja bahkan bagaimana alur ceritanya, tanda bacanya perlu untuk diperhatikan 
  9. Saat idemu terpotong alias mentok stop kegiatanmu dan beristirahatlah sejenak kemudian cari inspirasi dengan membaca dan melakukan riset.
  10. Agar tulisanmu tidak monoton. Tentukan terlebih dahulu Kira-kira apa saja yang tidak disukai pembaca. Kemudian. Tulislah dari hati, keingin sendiri bukan karena paksaan. Seringkali tulisan menjadi monoton jika ada unsur paksaan di dalamnya. 
  11. Jika tulisan yang bersifat akurat dan perlu dipertanggungjawabkan, carilah kebenarannya kemudian riset ulang dan cantumkanlah sumbersari tulisan tersebut. 

    • POV (point of view merupakan sudut pandang. 
    • POV 1 : ceritakan diri sendiri ( aku, saya, diriku) 
    • POV 2 : tokoh sampingan (kamu, kau, dia) 
    • POV 3 : semua orang ( mereka, nama seseorang) 


Nah, gimana gimana? 

Banyak bangetkan yang kami dapat. Dan kami diperbolehkan untuk sharing tentang paa yang kami dapat selama kelana minggu ke-2 loh. 

Semoga, apa yang buna tulis ini bisa menginspirasi kalian yaa. Dan semoga banyak manfaat yang bisa diambil. Sesungguhnya aku menulis untuk diriku sendirian ini menjadi pengingat untukku bagaimana aku berjuang mendapatkan ilmu-ilmu yang luar biasa bersama lara kontributor penulis ibu hebatku.id. 


Jika dirasa bermanfaat, boleh like dan share tulisan ini yaaa. Jika dirasa ada yang perlu dibenarkan boleh banget nulis di kolom komentar. Ini untuk kebaikan kita semua dalam sharing dan berbagi ilmu yang kita punya. 

Oke, sudah malam anaku sudah ngantuk dan ingin segera beristirahat. 

Sampai jumpa esok hari. Semoga kita bisa berkumpul dan saling berbagi apa yang kita punya ( bukan hanya materi tetapi ilmu justru lebih mahal dari segalanya) 

Happy Sharing 

Salam sehat dan bahagia 



Bunakai Nulis 


Senin, 15 Maret 2021

Kebersamaan Kami part 2

Haii.. 

Selamat malam semua. 

Sebelum buna istirahat. Buna sapa-sapa dan sharing bareng kalian dulu yaa. 🙏 😊 

Kali ini masih membahas seputar apa yang saya dapat selama satu minggu bersama dengan para kontributor penulis ibuhebatku.id. Banyak sekali ini baru satu minggu pertama loh. Apalagi sampai 3 bulan selesai. Masyaallah, membayangkannya saja sudah senang sekali. 

Nah, kalau buna menulis semua hal yang berkaitan dengan "Aku" kali ini buna mau share tentang apa yang didapat selama seminggu di komunitas ini. 

Yang pertama adalah materi " Rahasia menarik minat dan pembeli para pembaca". Nahh insight yang didapat pada materi ini adalah bagaimana kami selalu penulis juga sebagai marketing mengemas sedemikian rupa materi promosi agar para pembaca tertarik dengan apa yang kita jajakan. Yapp betul, memposisikan kota bukan sebagai penulis dan sebagai marketing yakni posisikan diri kita sebagai si pembaca. Kira-kira akan menarik hati kah? Ya tulis sesuai dengan isi hati. 

Yang kedua adalah materi " tips and trick dunia instagram". Nah, insight yang kita dapat pada materi ini adalah gunakan fungsi dari fitur yang diberikan oleh instagram. Untuk menarik interaksi yang paling banyak yaitu cari waktu dimana interaksi berada di jam sibuk. Selanjutnya berikan tampilan instagram yang menarik mata para followers, berikan konten yang mereka butuhkan. 

Yang ketiga adalah materi " Kupas tuntas dalam mempromosikan tulisan lewat media sosial" nah ini yang sangat menarik hati. Mencari cara bagaimana mempromosikan melalui tulisan yang kita buat. Dengan esensi yang para pembaca sukai. Sulit, iya, tetapi perlu di ciba dan diusahakan. Salah satunya adalah mengelola media sosia dan membuat desain promosi yang memanjakan mata para pembaca. 

Banyak sekalikan yang sudah dipelajari selama seminggu ini. Eh, jangan salah meskipun pembahasan cuma 3 judul tetapi isinya beratus-ratus bab. Dan jangan bosan untuk tetap belajar. Ada dan tiada yang mengajari. Ada dan tiada waktu luang. Adan dan tiada masalah setiap jam, menit bahkan detik bisa dipelajari jika kita mau dan kita mampu sadar bahwa suatu hal yang kecil bisa dipelajari sehingga membuahkan manfaat yang begitu banyak. 

Sharing yukk, siapa tau buna bisa dapet ilmu juga dari pengalaman dan pengetahuan terbaru.

Share di kolom komentar yaa.

Selamat malam semua.


Salam sehat dan bahagia


Bunakai Sharing 

Minggu, 14 Maret 2021

Kebersamaan kami part 1

Hai... 

Malam ini buna mau share, minggu pertama bersama para kontributor penulis ibuhebatku.id. 

Kembali bersama waktu yang telah terkubur belasan tahun lamanya. Ternyata tak segampang yang diharapkan. Bahwa menggali kenangan yang telah terkubur itu malah menyesakkan dada. Seakan ingin terlepas dari belenggu emosi negatif yang menghampiri, mendendam sampai keakar-akar itu bukanlah keinginan yang sebenarnya. 

Bersama dengan para kontributor penulis ibuhebatku.id Seakan membuatkan teropong waktu yang seketika kenangan masa lalu pun terlihat jelas di depan mata. Menahan sesak membuat ingin ku bernafas dengan ringan. Begitulah getaran energi positif yang diberikan masing-masing kontributor untuk saling support dan mendukung diatas segala cerita yang melatarbelakangi inspirasi. Dan pada akhirnya saya bertekad untuk membuka dan membongkar kenangan masa lalu yang telah terkubur selama belasan tahun untuk memutuskan memulai kembali untuk "Menulis". 

Ya, kata "Menulis" adalah hal yang kita anggap sederhana dan sangat mudah. Itu definisi singkat tentang menulis. Ketika kita menelaah kedalam makna yang benar-benar kita cari. Kita akan menemukan definisi menulis yang sesungguhnya. Sebelum pada akhirnya mendapatkan definisi yang tepat untuk kata "Menulis" ternyata saya menemukan dua kata mengejutkan yaitu "Dan, ternyata (!). 

Dan, ternyata (!) di minggu pertama bersama para kontributor penulis ibuhebatku.id. 

Dan, ternyata (!), kita bisa saling memberikan energi positif juga support itu berawal dari mengenal diri sendiri terlebih dahulu kemudian membuka hati untuk menerima teman baru dengan semua hal tentang mereka.

Bermula dari mengenal kata " Aku" ternyata sulit juga yaa agar kita bisa mengenal diri sendiri dengan penilaian yang kita cari dari segala arah. Ternyata tidak mudah mendapatkan yang benar-benar menurut ku itu adalah aku. Apalagi dengan peran dan fungsi ku bukan hanya untukku sendiri. Setelah mengenal "aku" menurut diriku sendiri. 

Setelah mengenal "Aku", kemudian naik tingkatan pada "Emosional Diriku". Semakin menemukan "Dan, ternyata (!) kan? Seakan mencabik hati dan membongkar isi kepalaku untuk mendapatkan definisi yang tepat untuk hal itu. Emosional berawal dari emosi, emosi berawal dari sumber emosi. Emosi terdapat dua jenis yaitu emosi negatif dan emosi positif. Emosi bisa menjadi toxic jika kita tidak mampu mengelola emosi tersebut. Emosi setiap orang pasti berbeda-beda meskipun dihadapkan pada sumber yang sama. Dan bagaimana menjadi seseorang yang resilien terhadap emosi. Itu kembali kepada diri mereka. Setiap langkah untuk menjadi resilient itulah pasti tidak mudah. 

Kemudian lanjut ke tahapan tertinggi dari mengenal "Aku" yaitu "Bagaimana aku dimatamu?". Pada tahap ini kita dituntut untuk merespon semua hal yang menjadi penilaian orang lain kepada diri kita. Bagaimana jika mereka menganggapku seorang yang humble, jutek dan lain sebagainya. Biarlah mereka menilai dengan sudut pandang mereka. Lantas apa tugas kita? Tugas kita adalah menerima dan mengkaji, setelah itu evaluasi jika diperlukan perbaikan buatlah perencanaan dan mulailah untuk memperbaiki diri untukmu sendiri bukan untuk mereka yang menilai dirimu. 

Begitulah cara ku menemukan banyak hal "Dan, ternyata (!) 



Sabtu, 13 Maret 2021

Emosional diriku

Hai, buna balik lagi nih. 


Hari ini kita bahas dan mendeskripsikan terkait dengan "Emosi". Nah nah mendengar kata emosi seringkali kita beranggapan pada emosi negatif. Apa sajakah emosi negatif? Sebelum kita membahasnya yuk kita sama-sama memejamkan mata beberapa detik saja. Kita bayangkan saat ini bagaimana perasaan kita, emosi apa yang kita rasakan dan apa penyebab kita emosi? 


Self reminder, bahwa emosi merupakan reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Tidak ada keduanya emosi tidak akan muncul begitu ya bu ibu. 🙏 😊 


Nah, emosi itu terdapat dua jenis emosi :

Emosi negatif : marah, kesal, sedih, rasa bersalah ( mengekspresikan sesuatu hal yang dirasa merugikan) 

Emosi positif : bersyukur, senang (mengekspresikan sesuatu hal yang dirasa menguntungkan) 

Kalau berbicara emosional berarti menyentuh perasaan. Sepakat yaa. 


Nah nah, sumber dari emosi-emosi itu tidak lain tidak bukan akan selalu kita temui, tidak perlu dicari bahkan kita selalu merasa diikuti oleh sumber emosi ini. Bersumber dari kepribadian diri kita, seseorang yang kita temui, cuaca, kelelahan kita setelah seharian bekerja dalam rumah, menemani anak-anak, tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat, tugas lain belum terselesaikan dan tugas baru menanti, dan masih banyak lainnya. 


Setelah kita memejamkan mata, apa jawabannya? (jawaban dalam hati boleh, jawab di kolom komentar juga boleh). Kemudian, setelah kita tahu emosi yang sedang kita rasakan, apa yang kita lakukan? Apakah menerima atau menolak? (jawab sendiri yaa) setelah menerima apa yang biasa kita lakukan untuk mengelola emosi-emosi tersebut? Ya, syukur-syukur kalau emosi nya emosi positif rasa bahagia, senang, bersyukur. Kalau sebaliknya? Kita sedang merasa kesal misalnya. Apa yang kita lakukan untuk mengendalikan rasa kesal? Sudahkan terkendali dengan apa yang sudah kita lakukan? Atau sebaliknya malah semakin menjadi? Semakin menyimpan semakin sakit, semakin lama semakin timbul rasa dendam? Percaya deh buibu disini sudah khatam ya bagaimana cara mengendalikan emosi negatif tersebut. 


Nah, bagi yang belum. Yukk kita sama-sama belajar untuk menjadi resilient terhadap emosi sendiri minimal. Bagaimana mana caranya. Yaa sesimpel kita haus - minum air putih - ambil gelas - kemudian masukan air - minum - simpan gelas - haus hilang. Nah mengendalikan emosi pun perlu sesimple itu. Agar apa, agar tidak datang emosi-emosi lainnya. Kalau kita kesal karena gelas jatuh, kita tidak memberikannya karena sedang mengerjakan hal lain, kemudian anak kita tidak tahu dan tidak sengaja menginjak pecahan gelas. Apa yang akan terjadi? Anak menangis kesakitan karena kakinya luka. Mending kalau luka nya kecil kalau lukanya panjang dan dalam perlukah anak dibawa ke klinik atau dokter terdekat untuk mendapatkan pertolongan ( misal perlu di jahit luka). Kemudian suami pulang kantor, tiba-tiba dapat telepon kabar seperti itu. Suami marah, menyalahkan (misal ya). Kita merasa bersalah, merasa tidak becus mengurus anak dan lain-lain. Dengan kasus diatas itu secara tidak sadar jika kita menemui emosi kemudian tidak segera mengendalikan dan menyelesaikannya akan menimbulkan emosi-emosi lainnya bahkan akan memperburuk. 


Jadi buna ku harus apa? 😅 

Ayo kenali diri kita masing-masing. Bagaimana pola pikir kita dan bagaimana cara kita menyelesaikan suatu masalah. 

Tips untuk mengelola emosi versi buna :

  1. Terima
  2. Bersyukur 
  3. Observasi 
  4. Merencanakan tindak lanjut dan lakukan: regulasi emosi, tenang, fokus, empati, Pengendalian impuls, Efikasi diri, Peningkatan diri dll
  5. Evaluasi
  6. Merencanakan ulang.

Buna sering banget liat reaksi anak buna sedang merasa marah, kesal atau sedih misal buna tidak mengizinkan untuk bermain keluar rumah sebelum anak buna tidur siang. Kemudian yang buna lihat dia menangis sejadi-jadinya lalu dia pergi ke kamar diam tidak lama keluar kamar sambil tersenyum dan memeluk buna. 


Rasanya malu sekali, kita orang dewasa saja tidak tahu bagaimana cara mengendalikan diri. Terkadang buna pun malu dengan hal tersebut. Anak lebih cepat lupa emosi negatif yang mereka alami tetapi orang dewasa lebih lama untuk melupakan bahkan menyimpan begitu lama hingga beranak pinak. 


Kesimpulannya, kalau kita menemui  si sumber emosi yuk lakukan tips-tips di atas. Kalau mau mencoba boleh sekali. Kalau tidak ya tidak apa. Ini disesuaikan dengan mekanisme problem solving masing-masing orang. 


Akhir kata, selamat istirahat 

Semoga kita mendapatkan cara terbaik dan termudah untuk diri kita mengendalikan emosi. 


Sampai jumpa esok hari. 


Salam sehat dan bahagia. 



Bunakai Sharing 


Jumat, 12 Maret 2021

Deskripsi Aku (Pendampingan pembuatan buku Kelana Maaf )

Memutuskan, menimbang dan melaksanakan.


Alhamdulillah. 

Segala puji bagi Allah SWT. Yang telah memberikan nikmat yang begitu luar biasa selama ini. Dan juga Allah SWT lah yang telah menunjukan beberapa jalan untuk ku memantapkan hati untuk memulai untuk membangkitkan rasa yang terpendam setelah sekian bahkan belasan tahun lalu yang telah terkubur sedalam-dalamnya. Dengan beberapa emosi kemelut menyelimuti harapan dan impian. Dendam yang mendampingi realita tak baik untuk berkelanjutan. Meskipun berkata "aku bukanlah seorang yang pendendam" tetap saja hati merasakan emosi negatif yang sering kali tidak mampu untuk dikelola.

Dan inilah bagian pertama dalam cerita "Bunakai Nulis" pendampingan selama belajar memulai, mempraktikan bahkan menghasilkan tulisan di kemudian hari. 


Aku.

Berbicara kata aku menurut KBBI, aku pron yang berbicara atau yang menulis (dalam ragam akrab); diri sendiri; saya. 

Kalau menurutku "Definisi aku bukan hanya aku, akan tetapi…" 

Deskripsi aku secara singkat. Namaku Tiara biasa di panggil bunakai (bundanya Kai). Seorang ibu rumah tangga, salah seorang content editor di platform instagram @familyhealth_edu, member komunitas Ibu Hebatku.id, Fun With Momi, Sala Sitaresmi, Growing Umma. Hobinya mengikuti kelas kelas online secara gratis (jika memungkinkan mengikuti kelas online berbayar sesuai dengan). Tertarik di bidang parenting, metode Montessori, pegiat literasi dini (Certified Read Aloud Trainer) yang paling utama adalah menjalankan peran sebagai seorang istri juga seorang ibu. Berusaha untuk menjadi seorang ibu yang tangguh untuk melahirkan anak-anak yang tangguh pula. 

Definisi aku dari berbagai peran, 

Aku sebagai seorang istri. Sejatinya seorang istri adalah sebuah pakaian untuk suaminya. Dengan kata lain sebaik-baiknya seorang suami ada yang membuatnya lebih baik yaitu seorang istri. Peran sebagai seorang istri itu begitu banyak bahkan tidak bisa di deskripsikan satu per satu. Dahulu sebelum mengenal sang suami tidak terpikirkan bahwa akan bertemu dengannya secepat mengambil keputusan untuk menerima ajakannya untuk membangun rumah tangga bersama di pertemuan hari pertama dengannya itulah awal dimana ku merasakan kebahagiaan yang selalu kurindukan. Kebahagiaan berlipat ganda dengan banyak emosi yang menyelimutiku saat malam di keramaian kota saat itu. Tak begitu mudah untuk menjalankan peran sebagai seorang istri begitu juga dengan tugas seorang istri. Pada intinya adalah melakukan peran, fungsi dan tugasnya sesuai dengan komitmen kita saat mengucap ijab kabul, sederhana menghargai setiap hal dari pihak suami-istri, sehangat kebersamaan saling menatap, berpelukan dan tersenyum. Itulah yang selalu ditanamkan dalam diri bahwa seorang istri adalah sejajar kedudukannya dengan suami. Rumah tangga akan terbangun jika kami bekerja sama dengan baik. Maka dari itu saling percaya dan menghormati itu lebih penting dari kerikil yang ada disekitar rumah tangga. 

Aku sebagai seorang ibu. Seorang ibu adalah peran baru untukku, begitu anakku lahir didunia lahir pula seorang ibu yaitu aku. Tak terbayangkan bahwa aku mengalami kematian maksudnya aku yang dulu sebelum menjadi seorang istri dan ibu. Tanpa disadari aku mengalami proses berduka yang tak disadari. Hal ini disadari setelah anaku berusia 2,5 tahun. Bayangkan selama ini ku tidak menyangka apalagi menyadari bahwa aku sedang memiliki masalah yang begitu rumit dan besar. Beruntungnya aku bertemu dengan ibu-ibu lain yang mengalami hal yang sama denganku dan kami dipertemukan di komunitas Meditasi and Journaling yang dibuat oleh Lolyta Anindya salah satu temanku di media sosial instagram. Beliau menyerukan untuk menuangkan dan menumpahkan emosi-emosi yang kumiliki melalui Journaling dan melakukan meditasi untuk mengontrol diri juga membuat rileks. 

Dalam peran ini tak begitu mudah alias sangat sulit. Sulit untuk mengendalikan diri dari ekspektasi-ekspektasi yang aku buat untuk anakku. Sangatlah berbahagia karena diberikan kesempatan untuk menjadi ibu untuknya dan melalui pertumbuhan juga perkembangannya, membersamainya disaat dia senang maupun sedih dengan berbagai macam tingkah lakunya. Hal sangat membuat ku selalu ingin belajar semua hal tentangnya. 

Aku sebagai seorang anak pula. Aku adalah anak dari mereka orang tuaku. Orang tua kandung, sambung, angkat juga para orang dewasa lainnya yang ku anggap orang tua. Sebagian besar mereka sadar bahwa aku adalah anak mereka, akan tetapi mereka tidak sadar bahwa aku tidak merasakan jika aku adalah anak mereka. Bahkan yang tidak ada hubungan darah dengan ku menganggap, menghargai dan menghormati ku menjadi seorang anak. Menjadi seorang anak pun membuatku kesulitan, dimana aku tidak tahu harus melakukan apa yang sesuai dengan keinginan mereka, tetapi aku juga tidak dituntut harus melakukan apapun untuk mereka. Sangatlah membingungkan mungkin ini lah yang dinamakan " anak selalu menjadi korban" tapi tak perlu khawatir karena aku adalah seorang anak yang mau menjadi kuat dan mau menerima beberapa hal meskipun terkadang ku enggan menerima hal-hal tersebut.

Aku sebagai seorang kakak/ adik, ya di keluarga terdahulu aku adalah seorang kakak yang malah fungsinya terkadang menjadi seorang adik. Bukanlah kemauanku akan tetapi seperti sudah disetting sedemikian rupa bahwa aku seakan menjadi seorang adik. Tak perlu khawatir, karena aku seorang kakak yang menerima keadaan. Dan berusaha memahami situasi meskipun terkadang menyesakkan dada. 

Begitulah deskripsi "AKU" menurut diriku sendiri. 😁 

Coba moms and dads pasti punya pemahaman dan deskripsi nya masing-masing. Yukkk saling sharing bagaimana deskripsi Aku menurut kalian. 


Happy Sharing 😁🤗


Bunakai Sharing 



Semai Harapan

  Kamis, 01 September 2021 Menjadi IRT itu pilihan (Tepat) Hai, selamat pagi. Lama tak menyapa, semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagi...