Selasa, 31 Agustus 2021

Semai Harapan

 



Kamis, 01 September 2021

Menjadi IRT itu pilihan (Tepat)


Hai, selamat pagi.

Lama tak menyapa, semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagia yaaa.

Menjadi IRT (ibu rumah tangga) itu terkadang menjadi hal yang sangat rendah di mata masyarakat. Hari seorang IRT seperti buna sangat lah menjerit perih jika ada perkataan yang terkesan merendahkan seorang ibu yang hanya diam diri didalam rumah alias IRT.

Beberapa pertanyaan dan pernyataan yang sering buna dengar :
  1. Buna kok gak kerja? 
  2. Buna lulusan S1 Keperawatan kok malah dirumah aja? 
  3. Gak sayang ijazahnya? 
  4. Kasian banget ibu bapak nya, nguliahin tinggi-tinggi eh ujung-ujung ya didapur juga. 
  5. Mending ga usah kuliah aja kalau ujung-ujung ya didapur. 
  6. Gak bosen dirumah aja? 
  7. Enak banget jadi IRT, dikasih uang belanja, bisa leyeh-leyeh dirumah, anak tidur ikut tidur. 
  8. Dll
Ini beberapa pertanyaan dan pernyataan yang sering banget buna dapat, mulai dari tetangga, teman, bahkan keluarga pun ada. 
So, menjadi IRT yang sesungguhnya bukanlah berarti lahir dari jawaban atas pertanyaan seperti diatas tadi.

" Menjadi IRT itu adalah pilihan kita, sesungguhnya yang tau besarnya pengorbanan seorang wanita yang mendedikasikan dirinya untuk menjadi IRT adalah dirinya sendiri dan wanita lain yang merasakan, mengalami, dan menjalankan peran IRT"

-Bunakai-

Kalau ada yang masih memandang sebelah mata. Yuk, mending tutup dulu mata mu. Kemudian bayangkan jika kamu berada di posisi kami, Kira-kira apa yang akan kamu lakukan dan rasakan? Di saat pengorbanan mu melampaui batas kemampuan mu, dan pengorbananmu di pandang sebelah mata oleh orang lain. Etsss, jangan marah. Tidak mencoba untuk menyinggung ini hanyalah ungkapan hati Buna aja kok. Aku yakin pembaca tulisan ini bukanlah pribadi yang seperti itu. 

Satu tahun kebelakang pergolakan batin pun berkemelut di enak dan hati buna, tatkala merindukan rutinitas sebelum menyamdang gelar sebagai IRT dengan pekerjaan di ranah public ( merawat pasien di rumah sakit, mendidik anak-anak SMK jurusan Keperawatan) timbullah keinginan-keinginan untuk kembali.

Perjalanan ingin kembali ya pun penuh dengan drama, sebelum pandemic melanda negara ini Buna mencari, memasukkan CV ke berbagai instansi mulai dari instansi negeri milik pemerintah hingga klinik terdekat milik salah satu dokter yang praktik didalamnya. Suami pun sebenarnya mendukung kembali ya Buna untuk berkarir kembali, tetapi seperti tidak diberikan lampu hijau oleh Kai (anak buna) dia sakit saat buna interview tahap akhir. Akhirnya buna urungkan niat untuk tidak bersikukuh mencari pekerjaan alih-alih ingin mengaktualisasikan diri.

Saat melihat teman, dia lulusan S2 menjadi IRT juga, tapi dia produktif mengembangkan kemampuan ya hanya dari rumah. Terbesitlah di benak Buna untuk mencari tahu dan ternyata dia salah satu member Ibu Profesional.  Saat itu juga Buna cari informasi tentang Ibu Profesional, dan wah wah wah banyak sekali yang menjadi kebutuhan buna selama ini sepertinya ada didalamnya.
Sambil menunggu dibukanya pendaftaran member Ibu Profesional, buna gabung di salah satu Platform Kesehatan, untuk menebar ilmu Pengetahuan juga pengalaman yang buna miliki tanpa adanya bayar an. Kami pun berbagi informasi dengan masyarakat luas dengan cara mengadakan webinar, kulwap, dll.

Akhirnya pendaftaran dibuka, dan tanpa berpikir panjang buna daftar. Selama ± 1 bulan berada di Foundation 11 buna di Kumpulkan dengan wanita-wanita hebat para ibu yang memberikan dirinya untuk melangkah maju untuk mencapai aktualisasi diri dan kebahagiaan ya. Inilah Melati 19, kelompok tugas 19 di Jabar-4 foundation 11. 10 ibu di Kumpulkan menjadi satu, walau hanya kelompok mengerjakan tugas saja, tetapi satu sama lain saling memberikan support. Kenapa kelompok kami diberi nama Melati? Karena terinspirasi dari nama bunga pilihan untuk menggambarkan Indonesia yaitu Puspa Bangsa (Bunga Melati).


Inilah wajah anggota kelompok Melati 19.

Selama perjalanan dari pekan pertama ke pekan ke empat banyak sekali tantangan dan kegembiraan. Salah satu kegembiraan nya adalah setiap pekan setelah menyelesaikan sarung, kami mendapatkan stamp.


Setiap stamp memiliki makna masing-masing. Nanti buna akan share maksa stamp di tulisan berikutnya yaa. 😊

Teringat ucapan Bu Septi dan Pa Dodik saat Live Ibu Profesional Media Tumbuh ku.

" Setiap pilihan memiliki konsekuensi, dan setiap konsekuensi memiliki resiko. Jadi terimalah"


Dan satu lagi yang menjadi inspirasi untuk tetap bertumbuh dan berkembang.


" Tumbuhlah, kecuali kamu tidak mengizinkan dirimu untuk bertumbuh"


Inilah yang menjadi penyemangat agar tetap bertumbuh atas kemauan diri sendiri bukan orang lain.


Karena itulah, mengapa buna ingin tetap mengembangkan potensi diri dan memilih Ibu Profesional sebagai media tumbuh.

Buna harap dengan bertumbuh dan berkembang di Ibu Profesional Mampu meningkatkan kualitas diri sebagai ibu bekerja di ranah domestik bukan lagi IRT yang di pandang sebelah mata oleh masyarakat luas.

Besar harapan buna mendapatkan berbagai macam  support dan Mampu mengembangkan diri agar bisa Berkarya juga berdampak untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan juga masyarakat luas. Seperti value yang di emban oleh Ibu Profesional 5B.

Yang menjadi hal penasaran buna terhadap Ibu Profesional adalah mencari tahu apa itu Mantra Ibu Profesional. 

Sekian sharing buna mengenai semai Harapan

Semoga bermanfaat dan menginspirasi para ibu bahwa menjadi IRT tidak lah serendah orang pikir.



#BahagiaBertumbuhBersama
#PenyemaiBahagia
#Foundation11
#IbuProfesional 
#SemestaBerkaryaUntukIndonesia

Sampai berjumpa di tulisan buna berikutnya.

Salam Sehat dan Bahagia


Bunakai

Minggu, 18 April 2021

Pertemuan Bersama Kelana Maaf

Hai,

Selamat malam semua.

Malam ini aku mau sharing terkait dengan bagaimana pertemuan pertama ku dengan buku " Kelana Maaf". 

Inilah penampakan buku yang akan segera release spesial edisi lebaran.

Pertemuan pertama ku dengan buku "Kelana Maaf" termasuk pertemuan singkat. Singkat tertarik dan klik saat membaca judul buku yang akan ku tulis dan tiba-tiba klik kemudian terpikit untuk ikut berkontribusi bersama komunitas penulis ibuhebatku.id mengisi tulisan yang berharap ini akan menjadi obat untukku, harapan secara luas tentu ingin menambah teman para pembaca yang tertarik dan mendapatkan segudang manfaat dari kisah-kisah inspiratif yang kami (kontributor penulis) tuangkan dan mengemas sedemikian rupa agar sesuai dengan fungsinya.

Bagaimana bisa menulis menjadi obat untukku? Seringkali ku ikut kegiatan seminar, kuliah whatsapp, mengikuti meditasi bareng teman-teman di IG live dengan salah satu guru meditasi dan yoga, gabung di berbagai komunitas ( parenting, read aloud, bisnis rumahan, dan meditasi and journaling. Saar berbincang tentang kesulitan menyalurkan emosi, banyak yang menyarankan bahkan mengajak untuk mencoba untuk menulis. Awalnya mengikuti meditasi untuk pemusatan perhatian agar lebih mindfulness terhadap diri sendiri, ternyata itu saja tidak cukup. Temanku mengajakku untuk menulis journal seperti buku diary saat remaja itu loh.

Dan hasilnya bukan main dahsyat dengan menulis ku bisa menumpah ruahkan emosi yang terbelenggu dalam diriku tanpa menyakiti hati siapapun. Pada awalnya menulis hanya untuk diri sendiri dengan tulisan yang ku buay agar ku tak bisa membacanya kembali alias dengan tujuan agar aku tidak mengalami emosi itu lagi.

Melihat feed instagram @penulisibuhebatku.id ternyata membuka batch dua untuk menulis buku "Kelana Maaf" yang langsung klik dengan hatiku saat itu. Banyak sekali hambatan dan kemudahan silih berganti menghampiriku, tertumpuk inspirasi, terbentur kompleksitas konflik dalam cerita pun kerapkali menghantui. Tetapi dengan adanya tim, kami saling support satu sama lain bahkan banyak dari kami yang memberikan masukan terhadap tulisan yang sedang kami buat.

Kisah ku tulis didalam tulisan ku bukan hanya emosi-emosi negatif yang muncul tetapi emosi positif yang selalu berjalan beriringan bersamanya. Bagaimana dengan isi dari kisahku?

Baca lengkapnya disalam buku "Kelana Maaf" yang akan terbit edisi lebaran..

Semoga saja dari tulisan ku dan teman-teman kontributor lainnya pembaca bisa mendapatkan manfaat.

Selamat malam semua.

Salam sehat dan bahagia


Bunakai Sharing 

Senin, 12 April 2021

Review Buku : Biyung Bingah

 

Hai selamat sore. 

Kali ini buna mau share dan review buku yang rekomended untuk para ibu rumah tangga. Ini atas versi ku yaa. 

.

Taukan buku yang fenomenal dikalangan Ibu-ibu alias para IRT/ FTM?

.

Judul Buku : Biyung Bingah 

Penulis : Inna Nurhidadayah, dkk. 

Penerbit : Buku Langka

ISBN : 978—623—93904—8—8

Ukuran Buku : A5 (14 x21Cm) 

Halaman : 247 hal

.

Kenapa sih bisa suka sama buku ini?

.

Jodohku ❤️

Auto nyanyi Anang dan Ashanti 😅🙏

Kumpulan kisah inspiratif dan penuh makna yang dihasilkan dari 22 ibu rumah tangga. 

Siapa sangka kelak aku, kita, dan mereka menjadi Ibu Rumah Tangga / Full Time Mother. Suatu peran terpenting didalam bahtera rumah tangga, menyayangi dan mencintai sepenuh hati, mengorbankan setiap waktu, tenaga dan pikirannya hnya untuk keluarga. 

Banyak mata dan mulut menyebarkan kata yang membuat kami para IRT merasakan kepedihan yang luar biasa. Terkadang mendengar caci, cemooh bahkan menyepelekan.  Dan sering kali mendengar, "Lulusan S1 jadi ibu rumah tangga? Gak sayang gelarnya? Kasian loh orang tua mu banting tulang buat sekolahin kamu!". 

Siapa yang menyangka akan seperti ini jadinya? Untuk seseorang yang tak mengenal, memahami peran yang sangat berat ini begitu mudah mengatakan dan menciptakan kata yang bermakna buruk bagi kami. Tetapi hati kecil kami berteriak dan menangis, tetapi kuat bersamaan suami dan anak-anak. 

Yaa baru membaca halaman pendahuluannya saja dibuat klik sama buku ini, halaman per halaman ternyata banyak banget pelajaran yang didapatkan. 

Bukan dari siapa-siapa loh. Dari seorang IRT /FTM yang kadang kita pandang sebelah mata dan selalu di membuat mereka berpikir tidak ada yang lebih berharga melainkan karier diluar rumah ternyata "Salah Besar". Kenapa begitu? Banyak banget pelajaran yang bermakna, bahkan seorang anak yanh tumbuh dengn tangguh lahir dari pelukan seorang IRT /FTM.

Masih penasaran dengan isi dari buku ini. Coba deh baca dan hayati.

Bukan promosi loh, tetapi ini adalah isi hatiku saja. 🙏😁

.

" Kunci kehidupan yang indah, bahagia, dan sempurna bagi seorang ibu rumah tangga adalah kesabaran disaat sempit, rasa bersyukur disaat lapanh dan hanua menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat bergantung" 

— Shanti Hermawati —


#penulisibuhebatkuidbatchdua

#kelanamaaf

#kelanaharikeduapuluhlima

#bunakaisharing

#bunakainulis

#bunakaireview

#reviewbiyungbingah.

Minggu, 11 April 2021

Review Pelatihan Menulis Bulan Ke-1

 


Cimahi, 11 April 2021 

Hai. 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat malam semua.


Memiliki waktu luang adalah hal yang sangat dinanti dn ditunggu-tunggu apalagi oleh para ibu yang merasa kekurangan waktu luang untuk memahami dirinya sendiri.

Setiap malam menyela di waktu jam istirahat di lakoni alih-alih ingin memiliki jeda saat seharian penuh bekerja untuk keluarga. Tak banyak yang sering dilakukan bahkan disela waktu tersebut banyak juga para ibu melakukan pekerjaan esok hari dengan harapan esok memiliki waktu luang bersenang-senang dengan dirinya sendiri (alias me time). Jarang sekali ia dapatkan bahkan seringkali terlupakan.

Malam ini, buna memiliki jeda untuk mengisi waktu luang mengerjakan tugas-tugas yang belum terselesaikan telah menumpuk. Sembari mengembara jari, mata, telinga dan otak semoga bisa dilakukan sesuai dengan porsi dan tidak memaksakan.

Teringat saat duduk di bangku Taman Kanak, kala itu aku memasuki kelas dengan perasaan takut, sedih dan khawatir di hari pertama masuk sekolah. Tetapi ibu guru menyapa dengan hangat, memberikan pelukan perkenalan dan cium indah di kening ku sambil tersenyum seolah mengatakan " Aku ada untukmu, tak perlu khawatir dan takut, ada ibu guru dan teman-teman lain yang akan bersamamu selama jam sekolah". Itulah pertama kali ku membiasakan diri dengan orang lain selain orang tua ku.

Hari demi hari, kulewati dengan suka cita. Tiada ragu untukku berangkat dari rumah seorang diri hingga pulang sekolah. Dengan senyuman diwajahku yang terkadang dengan tangisku hingga teriakanku menandakan aku yang tidak baik saja.

Masa dimana saat ini aku merasakan hal seperti puluhan tahun silam saat ku mengikuti Pelatihan Menulis bersama Komunitas Ibuhebatku.id batch 2.

Pertama kali bergabung hal-hal indah muncul seketika. Dan teringat saat ku bersekolah di Taman Kanak-kanak. Banyak perbedaan pasti tetapi yang utama adalah kami para kontributor penulis ibuhebatku.id dari latar belakang, tempat tinggal, budaya berbeda-beda tetapi kami dipertemukan di ruang yang sangat indah dengan senyuman yang selalu di perlihatkan setiap mengawali dan mengakhiri hari dengan kepedulian satu sama lain.

Selain kami mendapatkan ilmu yang sangan banyak terkait kepenulisan. Banyak sekali pelajaran hidup yang kami dapat. Tak sedikit dari masing-masing kontributor memiliki kemampuan yang sangat luar biasa. Ternyata semakin hari kami semakin melekat dengan kejutan luar biasa kami dapatkan.

Beruntungnya aku memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Penulis Ibuhebatku.id. Kalau ditanya apa manfaat mengikuti kelas pelatihan ini. Tak terhingga.

Penasaran kan?

Salah satunya akan segera launcing yaitu :

"Kelana Maaf" 



Yang penasaran dengan buku ini ditunggu saat launcing yaa.

Jam malam telah habis, waktunya aku mengemas diri untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiran. Sehingga esok hari tampak segar dan bersemangat mengawali juga menjalani hari.

Selamat istirahat.


Salam sehat dan bahagia



Bunakai Sharing 

Rabu, 07 April 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke -4

 Kelana Minggu ke-4


Cimahi, 8 April 2021 

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan tabungan ilmu sedikit demi sedikit bertambah.

Alhamdulillah, minggu ke 4 ini kami para kontributor penulis ibuhebatku.id membahas "Mengembangkan Ide Dalam Menulis". Ternyata mengembangkan ide itu susah susah gampang loh. Bagaimana bisa dibilang susah? Ya, karena terkadang penulis memiliki titik jenuh dan titik dimana kami tidak bisa mengembangkan ide. Apa saja yang bisa mempengaruhinya? Banyak faktor salah satunya adalah tabungan kosakata yang semakin menipis, bagaimana cara menambahnya? Tiada lagi tidak bukan " Membaca" itulah cara ampuh kami mendapatkan kosakata baru, selain itu kita bisa mendapatkan pemahaman daru dan bisa memunculkan ide-ide bahkan bisa mengembangkan ide. 

Bagaimana ide bisa di kembangkan dengan mudah? Tentu saja saat tabungan pemahaman dan kosakata sudah penuh. 

Nah, kali ini buna mau share yang sudah dipelajari selama minggu ini. 


Cara mudah untuk mengembangkan ide: 

Gunakan rumus 5W + 1 H:

  1. What
  2. When 
  3. Who 
  4. Where 
  5. Why
  6. How 


" Menjadi penulis itu tidak cukup sekedar menjelma kutu buku, tetapi jadilah predator buku" 


Hasil diskusi :

  • Analisis SWOT :

Strength, weakness, opportunity, threat. 

Jabarkan masing-masing di atas agar kita menemukan benang merah. 

  • Cara menganalisis SWOT :

Analisis SWOT ini digunakan untuk menunjang kemampuan diri kita dengan melihat kelebihan, kekurangan, tantangan, kelemahan, itu diawali dengan melihat kedalam diri kita. 

  • Cara menggunakan kata dan mengeliminasi kata:

Baca ulang, pahami, hayatu kata mana yang lebih tepat selebihnya kurangi kata yang tidak perlu seperti pengulangan kata dan cerita. 

  • Cara menentukan sebuah judul:

Buatlah kerangka tulisan lihat lah rumusan masalah yang kamu buat, lihat pikiran pertama dengan membaca ulang tulisanmu. Kamu bisa menentukan tema, simbol atau motif dalam essay yang diintegrasikan ke dalam judul. Pertimbangkan judul untuk menarik minat pembaca. 

  • Pengaruh baca buku dengan tulisan yang sudah dibuat:

Berpengaruh terutama pada penggunaan kata baku tidak baku juga yang terdapat arti di KBBI, manfaat yang terasa saat kita membaca adalah kosakata, pola kalimat bisa disusun dengan lebih kreatif, himpunan kata hasil dari membaca. Sebagai senjata utama menyimpulkan ide, gaya tutur kata akan meningkatkan dan mempermudah kita mengekspresikan gagasan secara lebih luas sesuai tujuan. 

  • Bagaimana penggunaan alur cerita agar cerita yang ditulis menarik, tidak membosankan dan pembaca terbawa suasana:

"Ceritakan kejadian, bukan sekedar cerita kosong" 

Tambahkan siasat dalam menulis :

  1. Gimmick : kejadian menimbulkan emosi pada pembaca / tokohnya
  2. Twist : kejutan lain yang membangun rasa penasaran pembaca. 
  3. Suspense : ketegangan yang membuat konflik terasa semakin tinggi. Kebanyakan suspense digambarkan pada adegan horor. 

  • Bagaimana praktek dari "investigasi terhadap tulisan:

Penyelidikan dengan mencatat atau memilih fakta melakukan tinjauan, percobaan, dan sebagainya dengan tujuan memperoleh jawaban atas pertanyaan (peristiwa, sifat dan penyidikan) 

" Menulis perlu adanya riset apakah dari pengalaman atau fakta yang terjadi, mencatat setiap peristiwa penting untuk tulisan. Gunakan daftar pustaka bila perlu saat mengambil bahan untuk tulisan" 

  • Ideal penokohan dalam cerita

2 tokoh, misal tokoh batin utama dan tokoh yang melakukan

  • Penempatan konflik

Sebaiknya sebelum konflik diberi kalimat atau paragraf pembuka. 

  • Untuk kelana maaf berupa apa
Cerpen, cerita, intinya buku ini terbit untuk kumpulan kisah inspiratif dan penuh makna tentang luka dan kesalahan dimasa lalu yang membuat terpuruk namun bisa kembali bangkit dengan memaafkan dan meminta maaf kepada seseorang yang terluka maupun meluka pada diri. 

  • Dalam sebuah cerpen lebih banyak dialog atau narasi:

Narasi : satu bentuk wacana yang seseorang utamanya adalah tindak-tindak yang terjadi dalam suatu kesatuan waktu. 

Dialog : percakapan dalam sandiwara, cerita, dan sebagainya 

  • Jika penulis takut ada yang tersinggung dengan tulisannya :

Jika penulis mau menuliskan cerita orang lain sebaiknya meminta izin terlebih dahulu. Agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. 


Nahhh banyak sekali kan apa yang sudah kami pelajari di kelas menulis ini. Semoga bermanfaat dan menginspirasi ya. 


Salam sehat dan bahagia 



Bunakai Sharing 


Rabu, 24 Maret 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke -3

 Kelana minggu ke-3 


Cimahi, 23 Maret 2021


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. 


Selamat malam semua. 


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu dan tabungan ilmu sedikit demi sedikit bertambah (walaupun tidak akan pernah penuh hingga ajal menyambut). 

Malam ini bertugas untuk mereview ilmu yang didapat selama minggu ke-3 bersama para kontributor penulis ibuhebatku.id. 

Karena tak 1-2 hal saja yang sering bahkan yang tak pernah didengar menjadi 100-1001 pemahaman saat kami berkumpul bersama. 

Begitulah kami para kontributor penulis ibuhebatku.id, yang tiada lelah saling berkumpul menerima pemahaman baru, sharing pengalaman satu sama lainnya, berbagi kebahagiaan bahkan berbagi kesedihan yang ujung-ujungnya saling support, juga berpelukan secara virtual. Itulah kami kontributor penulis ibuhebatku.id. 

So, jangan bosen ya baca kisah kelana maaf kami setiap harinya. Karena akan banyak kisah inspiratif nan bermanfaat dari tangis sedih, marah, haru bahkan bahagia pun akan terkumpul di buku yang akan segera release spesial edisi lebaran.

Dan inilah penampakan buku yang akan kami terbitkan

So, jangan sampai ketinggalan info nya ya. 

Nah, selama kami menulis tidak semulus yang dibayangkan ada banyak lika liku halang rintang yang kami temui juga hadapi. Bersama-sama kami bisa melewatinya InsyaAllah. 

Salah satu yang sering terjadi bahkan dialami para penulis bisa pemula bahkan yang Profesional sekalipun ialah "Writer's Block". 

Ya benar kata lain dari Mentok dalam menulis ini sudah tidak aneh bukan? 

Writer's Block adalah masa dimana penulis kehabisan ide atau inspirasinya. Otaknya menjadi mentok seperti ada hambatan keluarnya ide dan gagasan dalam pikiran. 

Bagaimana solusi untuk mengatasinya? 

  1. Pilihlah waktu yang tepat untuk menulis Memilih waktu yang tepat untuk menulis merupakan hal yang berbentuk harta karun bagi seorang penulis dimana dirinya mendapatkan ide, pengembangan ide bahkan menambahkan kosakata. Dengan memilih waktu yang tepat akan menambah motivasi dan akan menulis dengan tenang tanpa gangguan dari luar dirinya. Selain itu penulis akan mendapatkan penghayatan yang mendalam untuk tulisan nya. 
  2. Bawalah noted kecil.Untuk mempermudah agar penulis tidak kehilangan ide saat tiada waktu untuk menulis. Contoh kecilnya dengan kita membawa note kecil kemanapun kita pergi, saat kita membersamai anak misal atau bermain dengan anak tiba-tiba ide muncul dan bisa segera dituliskan. Kemudian saat waktu luang dan waktunya untuk menulis penulis tidak akan kehilangan atau lupa ide yang sudah ditemukan tadi. Ini akan mempermudah penulis tidak mentok dalam menulis. 
  3. Ketahui yang ingin ditulis. Seorang penulis harus lah tau apa yang ingin ditulis agar tidak menjadi bingung saat menulis. Berhentilah sejenak jika kamu ingin berhenti menulis dengan bahasan yang sesuai dan bab yang sesuai juga terarah dengan bab yang sedang digarap. Sehingga saat melanjutkan bab selanjutnya tidak bingung dan tidak memikirkan bab sebelumnya karena sudah tuntas dikerjakan. 
  4. Buat peta visual. Dengan cara ini akan mempermudah penulis untuk menulis naskah secara runut dan terstruktur.
Selain 4 hal penting diatas yang kami dapat :

  • Peta visual : memvisualisasikan apa yang mau ditulis kemudian dicatat agar saat kita kehilangan arah untuk menulis bisa membaca ulang agar kita ingat apa yang mau ditulis bahkan ide akan bermunculan secara tidak sadar. 
  • Perbedaan writer's block dengan tidak bisa mikir? 

Writer's Block : kondisi saat penulis kehabisan ide yang ingin disampaikan, bingung mau menulis apa, mikir terus untuk ude selanjutnya dll. 

Tidak bisa mikir : berarti sudah berhenti saat itu juga dan benar-benar tidak tahu mau menulis apa. 
  • Batasan penghayatan 
Tidak ada batasan penghayatan, semakin banyak penghayatan yang kita tulis, supaya pembaca akan menerima nya dari hati. Agar penghayatan tidak berlebihan/ menimbulkan kebosanan , tidak mengulang kata yang sama atau alur cerita yang muter-muter. 
  • Cara tetap fokus di jam sibuk. 
Menulislah dengan totalitas di jam/ waktu yang tepat, karena menulis saat tidak siap hasilnya akan tidak maksimal. Akan sangat mudah mendapatkan suatu ide dengan pengembangannya saat tidak sibuk (dengan kata lain tidak disambi mengerjakan hal lain). Tetapi tergantung masing-masing penulis bagaimana nyamannya mereka dalam menulis karena penulis yang satu dengan lainnya akan sangat berbeda. Mungkin ada penulis yang sambil mengerjakan hal lain akan lebih banyak menghasilkan ide daripada dalam kondisi santai. 
  • Jika ingin menulis fakta (pandemi), kemudian penulis mentok di data akurat bagaimana cara menyikapinya? 
    • Bacalah artikel-artikel terkait dengan pandemi
    • Buatlah list yang mau kamu tulis
    • Istirahat lah jika kamu membutuhkannya. Dengan istirahat akan memberikan waktu pada otakmu agar beristirahat juga refresh otakmu. 
  • Perbedaan outline dengan peta visual? 
Outline : rencana penulisan yang menurut garis-garis besar suatu karangan yang akan dikerjakan dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas , terstruktur dan teratur. 
  • Kebiasaan yang akan mendapatkan ide selain membaca? 
Membaca adalah gerbang utama untuk mendapatkan bahan menulis. Yang akan didapat berupa pengetahuan, menambah kosakata, ide. Tidak hanya membaca, dengan mendengarkan lagu, menonton film pun bisa dilakukan untuk mendapatkan ide. Sesuai dengan kenyamanan penulis masing-masing. 

"Percaya diri akan mempengaruhi persepsi sendiri terhadap karyamu" 

Nah, begitulah Kira-kira yang kami dapat selama kelana minggu ke-3. Selain kami para kontributor, kami pun diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berbagi pengalaman. Dan inilah yang bisa ku share manfaat juga energi positif selama kelana minggu ke-3.. Tak terasa akan mengakhiri kelana minggu ke-4 dan perjalanan kelana kami akan dimulai kembali di bagian yang kami tunggu-tunggu. Mau tau keseruan kami? 

Jangan lupa untuk mampir di Instagram @penulisibuhebatku.id juga sering-sering kunjungi blog buna yaa. 


Semoga bermanfaat

Salam sehat dan bahagia 



Bunakai Sharing 


Senin, 22 Maret 2021

Kebersamaan Kami Minggu ke 2

 Bunakai Nulis 


Cimahi, 22 Maret 2021 


Kelana minggu ke-2


Hai, ternyata waktu cepat sekali berlalu. Baru saja beberapa hari lalu bercerita kelana maaf minggu pertama. Tidak sedikit yang didapat. Ilmu juga pengalaman dari para kontributor pun membanjiri angan-angan. Energy negatif dari salah satu kontributor saat mengalami emosi negatif pun pecah dengan energi-energi positif yang selalu kami berikan, pelukan hangat senyum tawa riang pun membuat nyaman hati dan banyak memberikan ide-ide cemerlang. 


Thanks para kontributor penulis ibu hebatku.id. Semoga kita selesaikan pengalaman ini dengan menyenangkan selesai pada waktunya juga menarik para peminat dan pembaca yang pastinya mengharapkan manfaat yang luar biasa dari tulisan kita. 


Nah, ngomong-ngomong tentang tulisan yang akan kami terbitkan "Kelana Maaf" ini merupakan kumpulan kisah inspiratif dan penuh makna tentang luka dan kesalahan dimasa lalu yang membuat terpuruk namun bisa kembali bangkit dengan memaafkan dan meminta maaf kepada seseorang yang terluka maupun luka pada diri. Buku ini merupakan pesembahan kami para kontributor penulis ibuhebatku.id spesial Lebaran. 

So, stay tune ya!!! 



Inilah sedikit kisah yang buna tulis didalam buku "Kelana Maaf". 


Baiklah, buna mau sharing nih selama minggu kedua ini apa aja sih yang sudah buna dan teman-teman kontributor lainnya dapatkan dan berikan. 


Pada minggu kedua ini kami belajar banyak dari ekspert penulis hingga buna sendiri yang masih pemula dalam menulis. 


So, bagaimana Menulis untuk Pemula ? 


Bakat - kemauan - action


Ketiga unsur ini yang mempengaruhi seseorang dalam hal menulis. 

Seseorang yang memiliki bakat tidak akan ada action jika tidak memiliki kemauan. Kemauan ini bisa datang dengan sangat kuat dan bisa juga datang dengan sangat lemah. Jika kuat tulisanmu akan selesai dan menjadi sebuah buku, sedangkan jika lemah tulisanmu mentok di ide. Ide belum muncul dan tulisan tidak akan kelar. Yaa singkat nya begitu. 


Jika seseorang memiliki bakat untuk memasak. Ada 2 macam orang yang memasak mau dan butuh. Jika seseorang memiliki bakat dalam memasak apa bedanya? Perbedaan nya dia tidak hanya butuh, mau, memasak dan selesai. Akan tetapi dia melakukan inovasi, kreativitas dan mencoba berbagai macam cara, rasa, teknik, resep dan lain sebagainya. Seseorang yang memiliki bakat ia memiliki insting dalam memasak, tidak perlu ditakar kemudian saat dicoba rasa sudah pas. Nahh, bakat memasak seperti ini perlu sekali diolah secara terus menerus agar insting memasak nya terasah. 


Sama halnya pada kegiatan kita saat ini yaitu menulis, seseorang yang memiliki bakat menulis ia memiliki insting dalam menulis, bagaimana caranya untuk mengembangkan tulisannya. 


So, bagaimana cara memulai menulis untuk pemula? 

Niat 

Tulislah (dengan menulis kita akan tahu kita bisa atau mampu untuk menulis) 

Percaya diri (jangan lihat tulisan orang lain untuk membandingkannya dengan tulisanmu) 

Perbanyak baca ( baca tulisan orang lain untuk menambah manfaat, juga menambah kosakata baru)

Interaksi dan diskusi ( berkumpullah dengan orang-orang yang satu frekuensi menulis denganmu, dengan begitu kamu akan memahami kendala yang pernah kamu alami dan antisipasi hambatan yang ada dihadapan mu kelak). 

Buatlah artikel/ menulis di aplikasi menulis ( untuk mempermudah latihan dan tulisanmu akan dibaca oleh pembaca selain dirimu dengan begitu kamu akan merasa termotivasi untuk tetap menulis dan tetap memberikan manfaat seluas-luasnya dengan apa yang kamu punya) 


"Tumbuhkan semangat menulis. Memasukan nyawa kedalam tulisan kamu karena yang berasal dari hati akan diterima dengan hati" - Penulis Ibuhebatku.id - 


Eits, tunggu dulu bukan hanya hal-hal diatas yang kami dapat. 

Kami juga dapat : 


Seorang penulis menulis berdasarkan yang pernah dirasakan, melalui pengamatan, dan pengalaman. 

Saat menulis haruslah kita menjiwai peran yang kita ciptakan. Kalau perlu beraktinglah. 

Menulislah dengan ikhlas

Menulis bermula untuk diri sendiri 

Jika ada inspirasi muncul tetapi tidak memiliki banyak waktu untuk menulis (alias sedang berkegiatan lain) Buatlah note, sehingga saat waktu luang kamu bisa mengembangkan ide tersebut. 

Jika belum memiliki ide untuk judul jangan stop untuk memikirkan hanya untuk judul. Tetapi lanjutkanlah sesuai dengan cerita, tema, bahkan alur yang sudah ditentukan. Judul akan muncul dengan sendiri nya. 

Kerangka menulis pemula : baca dan riset merupakan hal yang mutlak harus dilakukan oleh penulis pemula. Dengan begitu kamu akan mempelajari apa yang perlu kamu tekankan saat menulis berupa poin-poin penting kemudian kembangkan menjadi paragraf dan selanjutnya tulisanmu selesai menjadi sebuah karya. 

Self editing merupakan hal terpenting pula, mengapa begitu? Karena self editing merupakan "Nilai" naskahmu. Bukan hanya PUEBI, dan KBBI saja bahkan bagaimana alur ceritanya, tanda bacanya perlu untuk diperhatikan 

Saat idemu terpotong alias mentok stop kegiatanmu dan beristirahatlah sejenak kemudian cari inspirasi dengan membaca dan melakukan riset.

Agar tulisanmu tidak monoton. Tentukan terlebih dahulu Kira-kira apa saja yang tidak disukai pembaca. Kemudian. Tulislah dari hati, keingin sendiri bukan karena paksaan. Seringkali tulisan menjadi monoton jika ada unsur paksaan di dalamnya. 

Jika tulisan yang bersifat akurat dan perlu dipertanggungjawabkan, carilah kebenarannya kemudian riset ulang dan cantumkanlah sumbersari tulisan tersebut. 

POV (point of view merupakan sudut pandang. 

POV 1 : ceritakan diri sendiri ( aku, saya, diriku) 

POV 2 : tokoh sampingan (kamu, kau, dia) 

POV 3 : semua orang ( mereka, nama seseorang) 


Nah, gimana gimana? 

Banyak bangetkan yang kami dapat. Dan kami diperbolehkan untuk sharing tentang paa yang kami dapat selama kelana minggu ke-2 loh. 


Semoga, apa yang buna tulis ini bisa menginspirasi kalian yaa. Dan semoga banyak manfaat yang bisa diambil. Sesungguhnya aku menulis untuk diriku sendirian ini menjadi pengingat untukku bagaimana aku berjuang mendapatkan ilmu-ilmu yang luar biasa bersama lara kontributor penulis ibu hebatku.id. 


Jika dirasa bermanfaat, boleh like dan share tulisan ini yaaa. Jika dirasa ada yang perlu dibenarkan boleh banget nulis di kolom komentar. Ini untuk kebaikan kita semua dalam sharing dan berbagi ilmu yang kita punya. 


Oke, sudah malam anaku sudah ngantuk dan ingin segera beristirahat. 


Sampai jumpa esok hari. Semoga kita bisa berkumpul dan saling berbagi apa yang kita punya ( bukan hanya materi tetapi ilmu justru lebih mahal dari segalanya) 


Salam sehat dan bahagia 

Happy Sharing 



Bunakai 


Semai Harapan

  Kamis, 01 September 2021 Menjadi IRT itu pilihan (Tepat) Hai, selamat pagi. Lama tak menyapa, semoga selalu dalam keadaan sehat dan bahagi...