Hai,
Selamat malam semua.
Malam ini aku mau sharing terkait dengan bagaimana pertemuan pertama ku dengan buku " Kelana Maaf".
Inilah penampakan buku yang akan segera release spesial edisi lebaran.Pertemuan pertama ku dengan buku "Kelana Maaf" termasuk pertemuan singkat. Singkat tertarik dan klik saat membaca judul buku yang akan ku tulis dan tiba-tiba klik kemudian terpikit untuk ikut berkontribusi bersama komunitas penulis ibuhebatku.id mengisi tulisan yang berharap ini akan menjadi obat untukku, harapan secara luas tentu ingin menambah teman para pembaca yang tertarik dan mendapatkan segudang manfaat dari kisah-kisah inspiratif yang kami (kontributor penulis) tuangkan dan mengemas sedemikian rupa agar sesuai dengan fungsinya.
Bagaimana bisa menulis menjadi obat untukku? Seringkali ku ikut kegiatan seminar, kuliah whatsapp, mengikuti meditasi bareng teman-teman di IG live dengan salah satu guru meditasi dan yoga, gabung di berbagai komunitas ( parenting, read aloud, bisnis rumahan, dan meditasi and journaling. Saar berbincang tentang kesulitan menyalurkan emosi, banyak yang menyarankan bahkan mengajak untuk mencoba untuk menulis. Awalnya mengikuti meditasi untuk pemusatan perhatian agar lebih mindfulness terhadap diri sendiri, ternyata itu saja tidak cukup. Temanku mengajakku untuk menulis journal seperti buku diary saat remaja itu loh.
Dan hasilnya bukan main dahsyat dengan menulis ku bisa menumpah ruahkan emosi yang terbelenggu dalam diriku tanpa menyakiti hati siapapun. Pada awalnya menulis hanya untuk diri sendiri dengan tulisan yang ku buay agar ku tak bisa membacanya kembali alias dengan tujuan agar aku tidak mengalami emosi itu lagi.
Melihat feed instagram @penulisibuhebatku.id ternyata membuka batch dua untuk menulis buku "Kelana Maaf" yang langsung klik dengan hatiku saat itu. Banyak sekali hambatan dan kemudahan silih berganti menghampiriku, tertumpuk inspirasi, terbentur kompleksitas konflik dalam cerita pun kerapkali menghantui. Tetapi dengan adanya tim, kami saling support satu sama lain bahkan banyak dari kami yang memberikan masukan terhadap tulisan yang sedang kami buat.
Kisah ku tulis didalam tulisan ku bukan hanya emosi-emosi negatif yang muncul tetapi emosi positif yang selalu berjalan beriringan bersamanya. Bagaimana dengan isi dari kisahku?
Baca lengkapnya disalam buku "Kelana Maaf" yang akan terbit edisi lebaran..
Semoga saja dari tulisan ku dan teman-teman kontributor lainnya pembaca bisa mendapatkan manfaat.
Selamat malam semua.
Salam sehat dan bahagia
Bunakai Sharing

Tidak ada komentar:
Posting Komentar